Dunia sementara dan Akhirat Selama-lamanya, mungkin kalimat itu sudah jelas sekali menggambarkan bahwa betapa fanahnya dunia ini, dan dari kalimat itu pulala bisa dipahami bahwa kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan Akhirat.
Kenikmatan, keindahan, gemerlapnya dunia ini sering sekali menyilaukan kita. Kita sering lupa, kita sering lalai bahwa sesungguhnya dunia ini adalah sementara saja, dunia ini adalah tempat kita transit sementara sebelum melanjutkan perjalanan panjang yang sebenarnya yaitu Akhirat. Di dunia inilah Alloh SWT memberi kita kesempatan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Segala sesuatu tentag akhirat, disini kita dianjurkan untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya agar kita bisa selamat sampai tujuan kita.
Tujuan kita sangatlah jauh, jika semuanya belum siap bisa dipastikan kita tidak akan pernah sampai tujuan dengan selamat. Untuk persiapan bekal ke Akhirat Alloh SWT benar-benar sudah memudahkan jalannya, bahkan semuannya bisa kita lakukan dengan mudah tanpa mengeluarkan biaya apapun, namun demikian tidak banyak orang yang suka dengan jalan ini, orang-orang lebih suka melakukan hal yang mahal dan penuh maksiat, meskipun harus membayar mahal untuk semua itu. Manusia sering mengabaikan perintah-perintah Alloh SWT. Kita lebih suka mengerjakan amalia duniawi daripada amalia ukhrowi.
Banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk mengumpulkan bekal perjalanan panjang kita. Salah satu caranya adalah dengan melakukan segala perintah Alloh SWT dan menjauhi segala larangan Alloh SWT. Seperti menjalankan sholat lima waktu, melakukan puasa romadhan, membayar zakat, menunaikan ibadah haji (jika sudah mampu). Betapa baik dan bijaksanyanya Alloh SWT di akhir kalimat masih deberi kalimat "jika sudah mampu", jika kita tidak mampu maka kewajiban melaksanakan ibadah hajipun belum wajib bagi kita. Adapun hal-hal yang dilarang Alloh SWT adalah melakukan maksiat, iri hati, dengki kepada sesama manusia, riya' (ingin dipuji), ghiba (membicarakan orang kejelekan orang lain), mencuri, korupsi, menghina, mencaci maki orang lain, mengingkari janji, memamakn makanan yang haram, dsb.
Melaksanakan perintah Alloh SWT itu sangat mudah dan bahkan sebagian tidak memerlukan biaya sama sekail untuk melakukannya, dan sebaliknya melanggar perintah Alloh itu memerlukan biaya untuk melakukannya, namun manusia lebih memilih jalan kedua. Semoga kita bukan salah satu diantaranya, Semoga kita adalah salah satu orang yang mendapat ridho Alloh SWT yang bisa selamat sampai tujuan kita. Ibarat jalan, melaksanakan perintah Alloh SWT layaknya jalan tol, yang luas, cepat sampai, tidak berdesakan, dan penuh ketenangan, Sedangkan melanggar perintah Alloh SWT layaknya jalan yang sempit, penuh sesak, berdesakan, tidak nyaman namun banyak sekali yang suka.
Dunia sementara, Akhirat selama-lamanya, semoga kita adalah salah satu yang selamat sampai tujuan Kita. Amin
Kenikmatan, keindahan, gemerlapnya dunia ini sering sekali menyilaukan kita. Kita sering lupa, kita sering lalai bahwa sesungguhnya dunia ini adalah sementara saja, dunia ini adalah tempat kita transit sementara sebelum melanjutkan perjalanan panjang yang sebenarnya yaitu Akhirat. Di dunia inilah Alloh SWT memberi kita kesempatan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Segala sesuatu tentag akhirat, disini kita dianjurkan untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya agar kita bisa selamat sampai tujuan kita.
Tujuan kita sangatlah jauh, jika semuanya belum siap bisa dipastikan kita tidak akan pernah sampai tujuan dengan selamat. Untuk persiapan bekal ke Akhirat Alloh SWT benar-benar sudah memudahkan jalannya, bahkan semuannya bisa kita lakukan dengan mudah tanpa mengeluarkan biaya apapun, namun demikian tidak banyak orang yang suka dengan jalan ini, orang-orang lebih suka melakukan hal yang mahal dan penuh maksiat, meskipun harus membayar mahal untuk semua itu. Manusia sering mengabaikan perintah-perintah Alloh SWT. Kita lebih suka mengerjakan amalia duniawi daripada amalia ukhrowi.
Banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk mengumpulkan bekal perjalanan panjang kita. Salah satu caranya adalah dengan melakukan segala perintah Alloh SWT dan menjauhi segala larangan Alloh SWT. Seperti menjalankan sholat lima waktu, melakukan puasa romadhan, membayar zakat, menunaikan ibadah haji (jika sudah mampu). Betapa baik dan bijaksanyanya Alloh SWT di akhir kalimat masih deberi kalimat "jika sudah mampu", jika kita tidak mampu maka kewajiban melaksanakan ibadah hajipun belum wajib bagi kita. Adapun hal-hal yang dilarang Alloh SWT adalah melakukan maksiat, iri hati, dengki kepada sesama manusia, riya' (ingin dipuji), ghiba (membicarakan orang kejelekan orang lain), mencuri, korupsi, menghina, mencaci maki orang lain, mengingkari janji, memamakn makanan yang haram, dsb.
Melaksanakan perintah Alloh SWT itu sangat mudah dan bahkan sebagian tidak memerlukan biaya sama sekail untuk melakukannya, dan sebaliknya melanggar perintah Alloh itu memerlukan biaya untuk melakukannya, namun manusia lebih memilih jalan kedua. Semoga kita bukan salah satu diantaranya, Semoga kita adalah salah satu orang yang mendapat ridho Alloh SWT yang bisa selamat sampai tujuan kita. Ibarat jalan, melaksanakan perintah Alloh SWT layaknya jalan tol, yang luas, cepat sampai, tidak berdesakan, dan penuh ketenangan, Sedangkan melanggar perintah Alloh SWT layaknya jalan yang sempit, penuh sesak, berdesakan, tidak nyaman namun banyak sekali yang suka.
Dunia sementara, Akhirat selama-lamanya, semoga kita adalah salah satu yang selamat sampai tujuan Kita. Amin
Comments
Post a Comment