Sabar adalah salah satu sifat yang sangat sulit dilakukan. Sabar menuntut seseorang untuk bertindak tegas dan dewasa dalam menyikapi sebuah masalah apapun. Tidak boleh sembrono, tidak boleh dengan akal yang kotor, tidak boleh dalam keadaan emosi. Tetap tenang, sabar dan tawakkal serta mencari soluis terbaik untuk jalan keluarnya.
Jika semua orang bisa sabar saya yakin tidak akan ada perceraian, tidak akan ada pembunuhan, tidak akan ada korupsi, tidak akan ada penipuan dan sebagainya. Tidak mudah memang melakukan sabar itu, terkadang kita bingung bagaimana harus bersikap, terkadang sesutu yang kita lakukan menurut kita benar namun belum tentu benar untuk orang lain. Di bentak, dimarahi, di permalukan itulah hal yang sering saya rasakan dan saya alami. Namun saya tetap berupaya untuk bersikap tegar, sabar serta ikhlas mengalaminya. Saya yakin semua itu juga kehendak Alloh. Meskipun terkadang kita ingin meluapkan semua amarah-amarah itu, namun apalah untungnya jika yang terjadi setelah itu adalah keributan, bukan penyelesaian, maka saya bersikap diam, mengalah dan berusaha lebih dewasa dalam menyikapinya. Semua saya serahkan kepada Alloh ta'ala saja, kalau memang saya yang salah apapun hukumannya saya akan terima, namun jika orang lain yang salah saya akan berdo'a agar orang tersebut diampuni dosanya oleh Alloh dan segera diberi hidaya agar ingat dan tau bahwa yang dilakukannya adalah salah.
Jadi orang yang lebih tua, lebih dewasa hendaknya tau diri, hendaknya lebih berhati-hati dalam mengambil sikap, hendaknya berpikir universal terhadap semua kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Namun jika semua itu sudah dilakukan tetapi masih menghasilkan keputsan yang tidak seperti yang kita inginkan, maka berusahala untuk ikhlas, karena saya yakin semua itu adalah kehendakNya, kita sebagai wayang menurut sajalah, sambil terus berupaya dan bertawakkal agar sesutu yang terbaik itu datang kepada kita. Amin.
Hidup bersosial, bermasyarakat, beruma tangga tidaklah mudah, semua penuh dengan lika liku hidup, ada senang, ada sedih, ada susah, terkadag juga bahagia. Namun jika ketika kita hidup berdampingan itu saling mengerti satu sama lain, mengerti keadaan satu sama lain, insyalloh tidak akan ada pertikaian, tidak akan ada pertengkaran, tidak akan ada cekcok sana sini. Namun terlepas dari semua itu kembali lagi ke masalah Manusia itu sendiri, manusia memiliki sifat lalai, manusia memiliki sifat lupa sehingga tidak semua permasalahan itu terselesaikan dengan baik, dan itu memang tidak bisa dihindari karena kita adalah manusia, tidak ada manusia sempurna didunia ini, jika sempurnya maka itu adalah sang Khaliq, sang pencipta alam dan seisinya ini.
Belajar lebih dewasa, belajar lebih bijaksana dalam menyelesaikan semua masalah, belajar sabar menghadapi semua ini dengan hati yang lapang serta ikhlas, belajar berupaya, berusaha serta tawakkal demi sesuatu yang lebih baik itu sangat sulit, namun tetap harus dicoba dan diusahakan, semoga diberi kemudahan oleh Alloh ta'ala, Amin
Jika semua orang bisa sabar saya yakin tidak akan ada perceraian, tidak akan ada pembunuhan, tidak akan ada korupsi, tidak akan ada penipuan dan sebagainya. Tidak mudah memang melakukan sabar itu, terkadang kita bingung bagaimana harus bersikap, terkadang sesutu yang kita lakukan menurut kita benar namun belum tentu benar untuk orang lain. Di bentak, dimarahi, di permalukan itulah hal yang sering saya rasakan dan saya alami. Namun saya tetap berupaya untuk bersikap tegar, sabar serta ikhlas mengalaminya. Saya yakin semua itu juga kehendak Alloh. Meskipun terkadang kita ingin meluapkan semua amarah-amarah itu, namun apalah untungnya jika yang terjadi setelah itu adalah keributan, bukan penyelesaian, maka saya bersikap diam, mengalah dan berusaha lebih dewasa dalam menyikapinya. Semua saya serahkan kepada Alloh ta'ala saja, kalau memang saya yang salah apapun hukumannya saya akan terima, namun jika orang lain yang salah saya akan berdo'a agar orang tersebut diampuni dosanya oleh Alloh dan segera diberi hidaya agar ingat dan tau bahwa yang dilakukannya adalah salah.
Jadi orang yang lebih tua, lebih dewasa hendaknya tau diri, hendaknya lebih berhati-hati dalam mengambil sikap, hendaknya berpikir universal terhadap semua kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Namun jika semua itu sudah dilakukan tetapi masih menghasilkan keputsan yang tidak seperti yang kita inginkan, maka berusahala untuk ikhlas, karena saya yakin semua itu adalah kehendakNya, kita sebagai wayang menurut sajalah, sambil terus berupaya dan bertawakkal agar sesutu yang terbaik itu datang kepada kita. Amin.
Hidup bersosial, bermasyarakat, beruma tangga tidaklah mudah, semua penuh dengan lika liku hidup, ada senang, ada sedih, ada susah, terkadag juga bahagia. Namun jika ketika kita hidup berdampingan itu saling mengerti satu sama lain, mengerti keadaan satu sama lain, insyalloh tidak akan ada pertikaian, tidak akan ada pertengkaran, tidak akan ada cekcok sana sini. Namun terlepas dari semua itu kembali lagi ke masalah Manusia itu sendiri, manusia memiliki sifat lalai, manusia memiliki sifat lupa sehingga tidak semua permasalahan itu terselesaikan dengan baik, dan itu memang tidak bisa dihindari karena kita adalah manusia, tidak ada manusia sempurna didunia ini, jika sempurnya maka itu adalah sang Khaliq, sang pencipta alam dan seisinya ini.
Belajar lebih dewasa, belajar lebih bijaksana dalam menyelesaikan semua masalah, belajar sabar menghadapi semua ini dengan hati yang lapang serta ikhlas, belajar berupaya, berusaha serta tawakkal demi sesuatu yang lebih baik itu sangat sulit, namun tetap harus dicoba dan diusahakan, semoga diberi kemudahan oleh Alloh ta'ala, Amin
Comments
Post a Comment